Tempe Alakatak, kuliner khas Weru, Sukoharjo yang asing ditelinga kita

Pernah dengar makanan khas Weru Sukoharjo ini?,

Makanan ini dapat ditemui di pasar-pasar tradisional sebagai sarapan pagi di wilayah kecamatan Weru Sukoharjo.

Mungkin yang menyukai makanan tradisional ini adalah orang yang penasaran atau kangen dengan kampung halaman.

Tempe alakatak ini tempe dari bahan kacang benguk yang disajikan dalam daun jati, tempe berwarna kuning karena dibumbui sederhana dengan kunir. Dalamnya disertai mie yang dibuat sendiri dari bahan tepung tapioka.

Berbagai makanan yang dibungkus daun jati mempengaruhi aroma yang khas ketika memakannya. Sudah jarang yang menjual makanan tersebut, namun tempe alakatak ini juga bisa ditemui di wilayah Gunungkidul. Sederhana, sehat, tradisional, dan khas.

 

Tempe alakatak
Tempe alakatak

Penjual durian dengan rasa istimewa, di daerah Gunungpati Semarang

Muhibin, nama itu seringkali akrab didengar pecinta buah istimewa ini didaerah Semarang. Terletak di Rt 01 RW 03 Pakintelan, Gunungpati Semarang.

Sebagai daerah penghasil durian pada musimnya atau tidakpun kita bisa mendapati durian dengan posisi tawar yang menggiurkan.

Muhibin menjamin rasa duriannya, jika tidak maka garansi boleh ditukar. Jika lagi beruntung harganya lebih murah ketimbang penjual yang sudah dipinggir jalan besar, pasar atau perkotaan. Rumah Muhibin cukup rindang jika kita langsung makan buah ini disana, anda dapat milih langsung atau jika gak pandai milih jangan khawatir bisa dipilihin Pak Muhibin.

Setiap harinya rumah Muhibin pria separuh baya ini didatangi penggemar durian dari berbagai wilayah.

Durian yang dijualnya adalah sebagian miliknya yang masak pohon dan sebagian lagi milik tetangga sekitar yang panen dan dititipkan. Jika anda ingin mencicipi durian wilayah sini bisa berkunjung ke Muhibin. Namun jika kesiangan biasanya sudah habis. Disarankan telepon aja dulu 087832119528 atau 08157606574.

 

Durian Gunungpati “MUHIBIN”